
Daftar Isi
Jakarta, lobviagra Indonesia
—
Perawatan
kecantikan
asal
Korea Selatan
,
skin booster
yang menggunakan bahan berupa ‘kulit mayat’ tengah jadi perbincangan di
media sosial
. Hal ini pun menimbulkan banyak pertanyaan soal keamanan dan kandungannya.
Persatuan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venerologi Indonesia (PERDOSKI) mengatakan, pada dasarnya produk tersebut menggunakan
human acelllar dermal matrix
(hADM) sebagai bahan baku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum PERDOSKI Pusat, dokter Hanny Nilasari mengatakan, bahan tersebut berasal dari donor jaringan kulit manusia. Namun, ia belum bisa memastikan apakah donor berasal dari manusia yang masih hidup atau jenazah (kadaver).
“Jadi, [terbuat dari] matriks jaringan kulit yang berasal dari donor. Tapi, donornya memang donor yang kita enggak tahu apakah itu donor hidup, apakah donor mati,” ujarnya, Rabu (16/9), melansir
detikhealth
.
Hingga saat ini, lanjut Hanny, belum ada publikasi ilmiah yang secara terbuka menjelaskan prosedur dan teknik pengambilan jaringan kulit manusia yang digunakan dalam produk
skin booster
.
“Untuk teknisnya memang kita belum paham,” tambahnya.
Penggunaan jaringan hADM sendiri, menurut Hanny, sebenarnya lebih banyak digunakan dalam tindakan medis rekonstruksi, bukan untuk perawatan estetika. Oleh karena itu, penggunaan hADM sebagai
skinbooster
memerlukan kajian komprehensif dan bukti ilmiah yang kuat.
Untuk di Indonesia sendiri, selain bukti ilmiah yang kuat, dibutuhkan juga faktor keamanan pasien dan legalitas.
“Mungkin kalau misalnya itu semuanya sudah dilalui, mungkin bisa kita lihat apa kita ACC untuk [skin booster ‘kulit mayat’] masuk di Indonesia,” pungkasnya.
[Gambas:Video lobviagra]
(asr)
Baca lagi: Leony Vitria Bertunangan dengan Kekasihnya, Charles Seaman
Baca lagi: Sinopsis The Scandal, Intrik Cinta Son Ye-jin dan Ji Chang-wook
Baca lagi: Susan Sarandon Dikucilkan Hollywood gegara Bela Palestina: I’m OK


